wisata ntt

Serasa Kembali Ke Jaman Purba di Desa Bena NTT

Sudah sekitar 2 minggu gue, Pak Zen, dan Pak Tavip berada di Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Tapi selama itu pula rutinitas kami hanya hotel-kantor client-hotel, begitu seterusnya. Di akhir pekan yang kedua, Gue dan Pak Zen berencana untuk jalan-jalan sedikit keluar dari kota kecil nan indah ini. Berbekal informasi yang diperoleh dari Fian, petugas hotel Edelweiss, akhirnya gue dan Pak Zen memutuskan kampung Bena sebagai tujuan jalan-jalan kami kali ini. Kok Pak Tavip gak diajak? Udah diajak, tapi bapaknya emang gak seneng jalan-jalan, hehehehe..

 

Selain ketua tim tetap gue, Pak Zen adalah partner traveling gue di sela-sela kesibukan pekerjaan. Pak Zen tipe orang yang santai dan asik diajak jalan-jalan, tapi pekerjaan pasti beres tepat waktu. Cocok lah gue sama pak Zen ini,, partner di kerjaan, partner juga di traveling…

 

Dikutip https://agen sbobet/ Selain kampung bena, sebenarnya ada lagi destinasi berlibur yang keren di Kabupaten Ngada ini, apalagi buat penyuka pantai dan underwater,, beeeeuuuuh surga brooo… Mungkin banyak juga yang udah tahu, namanya Taman Laut 17 Pulau Riung. Menurut teman-teman yang udah ke sana sih, keindahan di Pulau Riung ini bisa disetarakan dengan keindahan di pulau Komodo. Tapi perjalanan kesana juga cukup jauh dari Bajawa, sekitar 2-3 jam perjalanan. Karena keterbatasan waktu inilah, Pulau Riung kami skip untuk kali ini.

Minggu pagi tiba, udara dingin dan kabut langsung menyambut siapapun yang terbangun di pagi hari di kota ini. Kelar sarapan pancake, gue sedikit bersantai di balkon lantai 2 hotel edelweiss. Lokasi yang sangat tepat untuk menikmati keindahan gunung Inerie dari kejauhan. Perlahan, kabut yang menutupinya menghilang sehingga tampak gunung yang lancip seperti di lukisan-lukisan legendaris jaman SD. Sekitar jam 7 WITA, gue dan Pak Zen mulai bersiap untuk memulai petualangan ke kaki gunung Inerie. Ya, di kaki gunung yang indah itu, terhampar kampung adat yang terkenal itu, Kampung Bena. Anyway, pancake pisangnya enaaaaak. :p

 

Berbekal motor sewaan, berangkatlah gue dan Pak Zen menyusuri jalanan Kabupaten Ngada. Jalanan di sini sangat mulus, sangat cocok buat pecinta turing. Beberapa hari sebelumnya, datang rombongan Harley Davidson yang melakukan turing ke kota ini. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Ada belasan atau mungkin lebih dari 20 motor yang datang kesini. Tentang jalanan di Flores ini, mereka bilang jalannya sangat bagus, dihiasi pemandangan yang memukau sepanjang perjalanan, walaupun beberapa ada yang longsor dan sedikit berlubang.

 

Fian memberikan petunjuk untuk mengambil arah ke Ende lalu berbelok ke arah kiri saat ketemu persimpangan. Sesampainya di persimpangan, gue bertanya ke warga sekitar untuk memastikan bahwa jalan yang kami pilih adalah jalan yang benar menuju ke Kampung Bena. Setelah mendapat kepastian, perjalanan kami lanjutkan kembali. Setelah persimpangan ini, jalanan yang kami lalui lebih sempit dibanding jalan Trans Flores. Tapi yang gue takjub adalah kualitas aspalnya yang lagi-lagi membuat para pecinta turing bakalan betah bertualang di sini. Apalagi pemandangan yang menemani di sepanjang perjalanan benar-benar menakjubkan. Jalanan mulai menanjak dan gunung Inerie semakin terasa mendekat.

 

Rumput-rumput yang hijau menyegarkan mata sepanjang perjalanan. Ada satu lokasi favorit gue di jalanan ini, dimana pohon-pohon bambu di kiri dan kanan jalan saling menyilang memayungi jalan sehingga membuat paparan sinar matahari berkurang, teduh dan menyejukkan, juga terlihat indah. Dari kejauhan, Kampung Bena semakin terlihat. Oya sebelum sampai di Kampung Bena, kami juga sempat menjumpai beberapa rumah adat khas Ngada tapi jumlah rumahnya sedikit.

Sekitar 30 menit perjalanan telah kami tempuh dan sampailah kami di tujuan wisata kami kali ini, Kampung Megalitikum Bena. Rumah-rumah adat yang berjejer rapi menyambut kami dan batu-batu berukuran besar berdiri dengan gagah di tengah-tengah komplek pemukiman tradisional ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *